Balada Sang Anak Jalanan

May 24, 2011 by: Nanatan 3,500 views


Tubuh dekil menyusuri kolong langit
mencari sebongkah harapan
melepaskan mimpi
melarutkan jiwa dalam ketidak pastian

Ketika hidup adalah kegamangan
segala keinginan membeku dalam khayalan
menantang nyali
yang entah bagaimana menjalaninya

Ketika hidup adalah kebebasan
jalan setapak tak lagi sepi
kumandang lagu pemberontakan
menggema bersama ketidak puasan

Jangan ditanya tentang masa depan
yang belum sempat terpikirkan
menikmati malam dan melukis bintang
itu lebih mengasyikkan

Tak usah ragu akan pagi
yang pasti setia bersama embun
walau belum mengerti siang
harus terik atau mendung

Karena hidup adalah misteri
menjalani mungkin lebih baik
tanpa terusik atau terbuang
tapi nikmati sajalah…

 

by: Joanna Tan

 

Comments

Powered by Facebook Comments

Filed under: Puisi

Comments

4 Responses to “Balada Sang Anak Jalanan”
  1. kamarasta says:

    kadang mereka memilih sendiri jalan itu namun tak sedikit yang terpaksa berada di jalan itu

  2. mat keedal says:

    sehela nafas dalam kubus

Trackbacks

Leave a Reply

CommentLuv badge