Renminbi atau Yuan..?
October 28, 2011 by: Nanatan 2,767 views
“Sebenernya mata uang China itu RMB (renminbi) atau Yuan sih? Kok ada dua istilah seprti itu yang sering terdengar saat menyebutkan mata uang China….”
Jadi gini.. Renminbi itu adalah nama resmi mata uang China, yang disingkat RMB dalam pasar valuta asing dan situs2 resmi pemerintahan China termasuk pada Bank. Yaa, kayak kalo di Indonesia itu mata uangnya kan IDR (Indonesian Rupiah).
Lha kalo Yuan, yang biasa dikenal CNY (Chinese Yuan) sebutan pada satuan hitungnya. Kalo di Indonesia kayak Rupiah gitu deh..
Ada satu istilah lagi yang dipake orang2 China di sono buat nyebutin mata uangnya. yaitu dengan sebutan “Kuai”.
Kuai adalah bahasa verbal/sehari-hari yang biasa dipake masyarakat China lokal dalam menyebut mata uang mereka.
Misalnya, 1500 yuan, mereka biasa menyebut 1500 Kuai (yi qian wu bai kuai; baca: i’ jien u pek kuai)


Walo beberapa bulan tinggal di Nanjing, China, untuk masalah belanja (khususnya dalam kegiatan belanja sehari2) aku masih suka bingung n ribet kalo nyangkut urusan transaksi bayar membayar jika harus melakukannya sendiri. Bagaimana tidak, wong istilah satuan mata uangnya itu bukan cuman yuan tok. Mereka sering nyebut kuai, mao, jiao, fen… haiyyaaahh, ribet.. ![]()
Jangan khawatir, akan kubagi istilah2 njelimet itu.
Seperti kita tau, di China kita membayar pake satuan Yuan. Yuan sendiri ada pecahan sen yang disebut Jiao. Selain Jiao ada juga Fen.

1 Jiao sebanding dengan 10 Fen.
Mata uang koin China senilai 0,10 Yuan disebut degan 1 Jiao, bukan 10 Fen.
Dalam bahasa sehari-hari orang China jarang menyebut Yuan, tapi mereka menyebut Kuai. Dan Jiao biasa disebut Mao.
Jadi, kalo misal kita melihat harga 3,75 Yuan (RMB 3.75) maka mereka menyebutnya: 3 Kuai 7 Mao 5 Fen.
Nah, Yuan/kuai, jiao/mao, fen dsb itu “dikemas” dalam satuan umum RMB (renminbi).
Analoginya, seperti dalam mata uang Inggris, antara Pound dan Sterling. Pound (diibaratkan Yuan) adalah unitnya, sementara Sterling (diibaratkan renminbi) adalah mata uang resmi/yg sebenarnya.
oleh: Joanna Tan
Tweet




Comments
Powered by Facebook Comments