Chelsea is The Winner of FA Cup 2012

May 6, 2012 by: Nanatan 2,016 views


Keep The Blues Flag Flying High!

Dan bendera2 biru bener2 berkibar di Stadion Wembley (5 Mei 2012) yang dipenuhi lebih dari 89.000 penonton. Yupe, Chelsea is the winner of FA Cup 2012.
Mengalahkan Liverpool dengan kemenangan 2:1 buat Chelsea tahun ini adalah piala FA yang ke-7 yang berhasil diboyong pasukan The Blues dan untuk kali ke empat dalam enam tahun terakhir.

Juara FA Cup  pada era Tahun Milenium

Tahun Pertandingan  final

Skor

2001 Liverpool  vs Arsenal

2-1

2002 Arsenal vs Chelsea

2-0

2003 Arsenal vs Southampton

1-0

2004 Manchester United vs Millwall

3-0

2005 Arsenal vs Manchester United (0-0) Arsenal menang adu penalti 5-4
2006 Liverpool vs West Ham United (3-3) Liverpool menang adu penalti 3-1
2007 Chelsea vs Manchester United

1-0

2008 Portsmouth vs Cardiff City

1-0

2009     Chelsea vs Everton

2-1

2010 Chelsea vs Portsmouth

1-0

2011    Manchester City vs Stoke City

1-0

2012 Chelsea vs Liverpool

2-1

Kemenangan ini adalah hasil kerja keras tim dan juga tak lepas dari peran Roberto Di Matteo sang caretaker (sebelumnya adalah asisten dari mantan pelatih Andrew Villas Boas).

Namun dalam ke-“sementara”-annya, Di Matteo telah membuktikan bahwa ia bukanlah sekedar caretaker yang mengisi jabatan kosong. Serangkaian hasil positifnya bersama Chelsea menjadi sebuah pernyataan jelas bahwa ia tidak sedang main-main. Sebuah kejutan ia berikan bagi para pendukung The Blues. Kemenangan tipis di babak semi-final Liga Champion 2012 atas Barcelona membuat kami para fans Chelsea kembali bersorak, sekaligus memberikan bukti bahwa Di Matteo bukan pelatih sementara.

Dan kemenangan The Blues menjuarai piala FA 2012 kali ini juga melengkapi catatan prestasi Di Matteo karena kini ia telah merebut Piala FA bersama Chelsea sebagai pemain dan pelatih. Sebelumnya, ia telah dua kali memenangi Piala FA  saat masih aktif bermain sebagai gelandang.
Piala FA merupakan jawaban yang diberikan para pemainnya terhadap kritikan yang selama ini dilontarkan banyak pihak kepada mereka.

Seperti kita tau tidak sedikit kalangan yang mencibir seolah meremehkan gaya permainan Chelsea yang hanya mampu bermain bertahan layaknya “parkir bus” dalam laga semifinal Liga Champion 2012 yang dimenangkannya melawan Barcelona, dan semua itu berhasil dimentahkan dengan kesuksesan The Blues memenangkan pertandingan lawan Liverpool di final FA cup 2012.
Bravo The Blues..! :)

Lalu siapakah Roberto Di Matteo?

Nama lengkap Roberto Di Matteo
Tanggal lahir 29 Mei 1970 (umur 41)
Tempat lahir SchaffhausenSwiss
Tinggi 1.80 m (5 ft 11 in)
Posisi bermain Gelandang

Informasi klub

Klub saat ini Chelsea (manajer ad interim)

Karier senior

Tahun Tim

Tampil

(Gol)

1988–1991 Schaffhausen

50

(2)

1991–1992 Zürich

34

(6)

1992–1993 Aarau

33

(1)

1993–1996 Lazio

87

(7)

1996–2002 Chelsea

119

(15)

Total

323

(31)

Tim nasional

1994–1998 Italia

34

(2)

Kepelatihan

2008–2009 Milton Keynes Dons
2009–2011 West Bromwich Albion
2011–2012 Chelsea (asisten manajer)
2012– Chelsea (manajer ad interim)

Roberto Di Matteo adalah mantan pemain sepak bola berkebangsaan  Italia kelahiran Swiss.
Saat menjadi pemain, Di Matteo bermain sebagai seorang gelandang. Ia pernah bermain untuk SchaffhausenZürich AarauLazio, dan Chelsea.

Di Matteo memperkuat timnas senior Italia sejak tahun 1994 hingga tahun 1998. Ia mencetak 2 gol dari 34 kali penampilan untuk Italia dan merupakan anggota skuat Italia pada putaran final Euro 1996 dan Piala Dunia FIFA 1998.

Di Matteo memutuskan pensiun sebagai pemain sepak bola saat berusia 31 tahun pada bulan Februari 2002 karena mengalami cedera patah kaki.

Bila dirunut dari catatan sejarah karir kepelatihan, nama Roberto Di Matteo tidak mempunyai prestasi yang terlalu mentereng. Pemain yang mengawali karir sepakbola senior di sebuah klub sepakbola Swiss bernama Schaffhausen tersebut, hanya pernah melatih klub-klub yang secara predikat, mempunyai nama yang kecil.

Milton Keynes Dons (MK Dons) dan West Bromwich Albion (WBA) adalah dua klub yang sempat ia latih sebelum akhirnya ia memutuskan untuk mengiyakan ajakan Villas-Boas untuk bergabung di tim kepelatihan Chelsea.
Di MK Dons sendiri, ia sempat hampir membawa timnya untuk mencetak prestasi di kompetisi Liga Inggris pada level League One. Dengan membawa MK Dons finish di urutan ketiga, ia membawa timnya untuk menjalani partai play-off menghadapi Scunthorpe. Sayang, MK Dons harus kalah di babak adu penalti.

Tak berhenti di situ, ia melanjutkan karirnya di WBA. Musim pertamanya berlaga di level League Championship Liga Inggris, ia berhasil membawa WBA promosi ke Premier League bersama Newcastle United. Karena kurang persiapan, WBA gagal menunjukkan performa terbaik di Premier League. Ia dipecat pada 5 Februari 2011 akibat rangkaian hasil buruk.

Di Matteo kini kembali menjadi pelatih kepala. Tanpa dibebani oleh proyek “wajib berprestasi” yang dicanangkan sang Raja Minyak Abramovich dan tetap menganggap bahwa ia adalah pelatih “sementara”, ia mampu memimpin The Blues mencetak hasil positif. Bahkan bila dibandingkan dengan Villas-Boas, Di Matteo berada di tempat teratas.

Namun sekali lagi, Di Matteo hanyalah “sementara”. Abramovich yang dipenuhi dengan segala antusiasme dan ambisi mungkin akan segera menyingkirkan Di Matteo pada akhir musim.
Bila hal tersebut terjadi, kemungkinan besar Sang Kaisar Roman telah melakukan kesalahan (lagi).

Apapun dan bagaimanapun kelanjutannya nanti gak akan mengubah semangat Di Matteo dan pasukan The Blues buat fokus menyelesaikan pertandingan di sisa musim ini. Dan kini, Chelsea dibawah komando Di Matteo berpeluang melengkapi gelar  dengan trofi Liga Champions saat Chelsea berhadapan dengan Bayern Munchen pada partai final di Allianz Arena (20 Mei 2012, 01.45 WIB)
Come on RDM.. come on The Blues… you will surely succeed! KTBFFH!

 

 

oleh: Joanna Tan

 

sumber:
- Chelsea FC Official
- Tempo.co
- Octo Magazine
- Kabar Chelsea (Fans Page) 

 

 

Comments

Powered by Facebook Comments

Trackbacks

Leave a Reply

CommentLuv badge